Bupati Aceh Singkil H Safriadi Oyon bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia.
Dalam pidato tersebut disampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh anak bangsa terhadap nilai-nilai luhur yang menjadi dasar negara dan pemersatu bangsa Indonesia.
Tahun ini, peringatan Hari Lahir Pancasila mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia". Tema tersebut menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya berperan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tetapi juga menjadi kontribusi Indonesia dalam mendorong perdamaian dunia yang berkeadilan.
Dalam amanat yang dibacakan Bupati, Pancasila disebut telah menjadi bintang penuntun bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Di tengah dinamika global yang terus berkembang, Indonesia dinilai mampu menjaga keberagaman sebagai kekuatan untuk mempererat persatuan.
Selain itu, seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda, diajak untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari guna memperkuat persatuan, menjaga toleransi, dan menangkal berbagai paham yang dapat mengancam keutuhan bangsa.
"Pancasila adalah pemersatu bangsa yang telah terbukti mampu menjaga keutuhan Indonesia di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa. Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ini, kami berharap seluruh masyarakat semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari," kata Amril.
Menurutnya, tema yang diusung tahun ini sangat relevan dengan kondisi bangsa saat ini. Persatuan, toleransi, dan semangat gotong royong menjadi modal utama dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
"Keberagaman yang kita miliki merupakan kekuatan yang harus terus dirawat. Semangat persatuan, saling menghormati, dan menjaga kerukunan harus senantiasa menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Aceh Singkil," ujarnya.
Amril juga mengajak generasi muda untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan bangsa serta mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam berbagai aspek kehidupan.
"Peringatan Hari Lahir Pancasila hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat rasa cinta tanah air, menjaga persaudaraan, serta bersama-sama membangun Aceh Singkil yang aman, damai, maju, dan sejahtera," tutupnya.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil berharap semangat kebangsaan, persatuan, dan gotong royong semakin mengakar di tengah masyarakat sebagai modal menjaga keutuhan bangsa dan mendukung pembangunan daerah. (Jamal)


Terimakasih Atas Kunjungannya, Silahkan berkomentar dengan bijak, Komentar Spam dan/atau berisi link aktif tidak akan ditampilkan. Terimakasih.