-->

Mukim Diperkuat, Warga Malah Takut Berantem

REDAKSI


SINGKILTERKINI.NET
– Kabar baik datang dari dunia adat. Aparatur mukim diminta memperkuat peradilan adat agar persoalan di tengah masyarakat tidak berkembang menjadi konflik.

Mendengar kabar itu, sebagian warga langsung mengaku lega.

“Waduh, berarti mulai sekarang kalau mau marah-marah harus pikir-pikir dulu,” kata seorang warga yang identitasnya dirahasiakan demi menjaga ketenteraman kampung.

Menurut warga tersebut, selama ini kalau ada masalah biasanya dimulai dari hal kecil.

Mulai dari batas tanah, ayam masuk kebun, parkir sembarangan, sampai persoalan yang sebenarnya bisa selesai dengan secangkir kopi.

“Tapi kalau sudah ramai, tiba-tiba semua orang merasa jadi pengacara,” katanya.

Ia berharap penguatan peradilan adat tidak hanya membuat warga lebih memahami cara menyelesaikan sengketa, tetapi juga membuat masyarakat sadar bahwa tidak semua persoalan harus dibawa sampai meja hijau.

“Kalau bisa selesai di warung kopi, kenapa harus sampai ke pengadilan?” ujarnya.

Namun demikian, warga mengingatkan satu hal.

Jangan sampai setelah peradilan adat diperkuat, warga justru sibuk mencari perkara agar bisa menguji kemampuan para mukim.

“Kalau begitu, yang perlu diperkuat bukan hanya peradilan adat. Kesabaran warga juga harus dibimtek.

Humor Redaksi
Kadang masalahnya kecil. Yang besar biasanya grup WhatsApp-nya.

Komentar Anda

Terimakasih Atas Kunjungannya, Silahkan berkomentar dengan bijak, Komentar Spam dan/atau berisi link aktif tidak akan ditampilkan. Terimakasih.

Berita Terkini