-->

Satgas Ungkap Tantangan Dapur MBG di Aceh Singkil Penuhi Standar Higiene

REDAKSI


SINGKILTERKINI.NET,ACEH SINGKIL –
Satuan Tugas (Satgas) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Aceh Singkil mengungkapkan pengelolaan limbah menjadi salah satu tantangan yang dihadapi sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam memenuhi standar higiene sanitasi.

Kepala Sekretariat Satgas MBG Kabupaten Aceh Singkil, Rully Suhaidi, mengatakan pengelolaan limbah merupakan salah satu indikator penting dalam proses penilaian Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan.

"Pengolahan limbah memang menjadi salah satu indikator penilaian yang masih dilengkapi oleh beberapa pengelola dapur. Pengolahan limbah ini membutuhkan sarana dan biaya yang tidak sedikit sehingga menjadi salah satu tantangan di lapangan," kata Rully kepada Singkil Terkini, Jumat (7/8/2026).

Baca Juga: Satgas: 13 Dapur MBG di Aceh Singkil Masih Berproses Lengkapi Persyaratan SLHS

Meski demikian, Rully menegaskan para pengelola dapur tetap menunjukkan komitmen untuk memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan.

Menurutnya, Satgas melihat pengelola dapur terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) guna menyempurnakan sistem pengelolaan limbah sesuai ketentuan.

"Kami melihat pengelola dapur tetap serius memenuhi seluruh persyaratan. Mereka terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan maupun Dinas Lingkungan Hidup agar seluruh indikator penilaian dapat dipenuhi," ujarnya.

Untuk mempercepat proses tersebut, Satgas secara rutin melakukan monitoring ke dapur-dapur SPPG. Hasil evaluasi dari Dinas Kesehatan kemudian disampaikan kepada masing-masing pengelola sebagai bahan perbaikan dan tindak lanjut.

Selain itu, Satgas bersama Dinas Lingkungan Hidup juga memberikan pendampingan agar pengelolaan limbah di setiap dapur dapat memenuhi standar yang dipersyaratkan dalam penerbitan SLHS.

Rully berharap sinergi antara pengelola dapur, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, dan Satgas terus terjalin dengan baik sehingga seluruh persyaratan dapat dipenuhi dan pelayanan Program Makan Bergizi Gratis di Aceh Singkil berjalan optimal.

"Kami optimistis melalui koordinasi dan pendampingan yang berkelanjutan, seluruh indikator penilaian dapat dipenuhi sehingga proses penerbitan SLHS dapat berjalan sesuai harapan," tutupnya.

Penulis: Jamaluddin

Komentar Anda

Terimakasih Atas Kunjungannya, Silahkan berkomentar dengan bijak, Komentar Spam dan/atau berisi link aktif tidak akan ditampilkan. Terimakasih.

Berita Terkini