SINGKILTERKINI.NET, RUNDENG – Suara mesin perontok jagung berpadu dengan canda para petani di pinggir jalan Desa Suak Jampak, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam, Aceh, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat. Di lokasi sederhana yang menjadi tempat pengolahan hasil panen tersebut, Babinsa Koramil 0118-02/Rundeng Kodim 0118/Subulussalam Sertu Adi Gusman tampak ikut mengangkat, menampung, dan mengemas jagung bersama warga, Kamis (11/06/2026).
Tanpa canggung, Babinsa membaur dengan para petani yang sedang sibuk merontokkan jagung hasil panen milik Hendra Ginting. Kehadiran prajurit TNI di tengah aktivitas masyarakat itu menjadi bukti nyata kedekatan TNI dengan rakyat, sekaligus memberikan semangat bagi petani yang tengah mengolah hasil kerja keras mereka selama berbulan-bulan.
Sertu Adi Gusman mengatakan bahwa pendampingan kepada petani merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan.
“Kami ingin selalu hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya saat ada kegiatan sosial maupun keamanan, tetapi juga ketika petani membutuhkan bantuan saat panen dan pascapanen seperti ini. Semoga apa yang kami lakukan dapat meringankan pekerjaan serta memberikan motivasi kepada para petani,” ujarnya.
Menurutnya, penggunaan mesin perontok jagung sangat membantu mempercepat proses pascapanen. Selain menghemat waktu dan tenaga, hasil jagung yang telah dirontokkan juga lebih mudah untuk dikemas dan dipasarkan.
Ia menambahkan, pendampingan Babinsa kepada petani dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari pengolahan lahan, masa tanam, perawatan tanaman, hingga proses panen dan pascapanen.
“Ini merupakan salah satu bentuk dukungan kami terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Kami berharap hasil panen petani semakin meningkat dan memiliki nilai jual yang baik sehingga dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga petani,” tambahnya.
Di sela-sela kegiatan, suasana kebersamaan terlihat begitu akrab. Karung-karung jagung tersusun di pinggir jalan, sementara para petani dan Babinsa saling bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan. Tidak ada sekat antara aparat dan masyarakat, yang terlihat hanyalah semangat gotong royong demi hasil panen yang lebih baik.
Sementara itu, Hendra Ginting selaku pemilik lahan mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa yang ikut bekerja bersama para petani.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Babinsa yang selalu hadir mendampingi kami. Beliau tidak hanya memberikan semangat, tetapi juga ikut bekerja membantu proses perontokan jagung. Kehadiran beliau membuat pekerjaan terasa lebih ringan dan cepat selesai,” ungkapnya.
Kebersamaan yang terjalin di pinggir jalan kebun sawit Desa Suak Jampak tersebut menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kepedulian dan kerja bersama, Babinsa tidak hanya membantu petani menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga menumbuhkan optimisme dalam mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat dari desa.
(Pendim)

Terimakasih Atas Kunjungannya, Silahkan berkomentar dengan bijak, Komentar Spam dan/atau berisi link aktif tidak akan ditampilkan. Terimakasih.