-->

Alat Berat Dikerahkan, Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Terus Dikebut Demi Akses dan Kesejahteraan Warga

Penerangan Kodim 0118/Subulussalam author photo


SINGKILTERKINI.NET, SIMPANG KIRI
– Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang digagas Kodim 0118/Subulussalam terus menunjukkan progres signifikan. Memasuki tahapan penimbunan pondasi, proses pekerjaan kini memanfaatkan alat berat excavator guna mempercepat dan memaksimalkan pembangunan jembatan yang berlokasi di Desa Pasar Panjang, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Aceh, Jumat (26/6/2026).


Berdasarkan pantauan di lapangan, alat berat bekerja melakukan penimbunan material pada area pondasi jembatan sebagai bagian dari proses pembentukan oprit dan penguatan konstruksi sebelum memasuki tahapan pembangunan berikutnya. Personel TNI bersama masyarakat turut mengawasi dan memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana.


Pengerjaan ini menjadi salah satu langkah penting dalam mewujudkan akses transportasi yang lebih aman dan layak bagi masyarakat, khususnya untuk menunjang mobilitas warga, kegiatan pertanian, serta aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.


Danramil Simpang Kiri, Kapten Inf Kamarudin, mengatakan bahwa penggunaan alat berat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pekerjaan sehingga proses pembangunan dapat berlangsung lebih cepat tanpa mengurangi kualitas konstruksi.


> "Saat ini pembangunan Jembatan Perintis Garuda memasuki tahap penimbunan pondasi dengan menggunakan alat berat. Tahapan ini sangat penting untuk memperkuat struktur dasar jembatan sebagai penyangga konstruksi utama. Kami berharap pembangunan dapat berjalan lancar sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat, terutama dalam memperlancar akses transportasi dan meningkatkan perekonomian warga," ujar Kapten Inf Kamarudin.




Ia menambahkan, pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan wujud kepedulian TNI AD melalui Kodim 0118/Subulussalam dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat jangka panjang.


Dengan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat, pembangunan jembatan diharapkan dapat selesai sesuai target sehingga menjadi sarana penghubung yang memperlancar aktivitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Desa Pasar Panjang dan wilayah sekitarnya.

(Pendim

Komentar Anda

Terimakasih Atas Kunjungannya, Silahkan berkomentar dengan bijak, Komentar Spam dan/atau berisi link aktif tidak akan ditampilkan. Terimakasih.

Berita Terkini