-->

48 Kader Muhammadiyah Ikuti Baitul Arqam 2026 di Aceh Singkil, Perkuat Ideologi dan Kepemimpinan

REDAKSI


SINGKILTERKINI.NET, SINGKIL –
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Aceh Singkil menggelar kegiatan kaderisasi tahunan melalui Baitul Arqam 2026 yang berlangsung di Aula Bappeda Aceh Singkil, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh, A. Malik Musa, SH., M.Hum, dan diikuti sebanyak 48 peserta dari berbagai organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah se-Aceh Singkil.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini berasal dari unsur PDM, PDA, PDPM, PDNA, PD IPM, serta sejumlah perwakilan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dari sektor pendidikan. Selain itu, kegiatan turut dihadiri tamu undangan dari unsur pimpinan Muhammadiyah Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Selatan.

Dalam sambutannya, A. Malik Musa menegaskan bahwa kaderisasi merupakan pilar utama dalam menjaga keberlangsungan gerakan Muhammadiyah.

"Baitul Arqam adalah ruang strategis untuk menempa kader yang berakidah kuat, berwawasan luas, dan memiliki semangat perjuangan yang tinggi. Muhammadiyah akan tetap besar jika kader-kadernya terus dibina dengan baik, konsisten, dan berkesinambungan," ujarnya.

Sementara itu, Ketua PDM Aceh Singkil, Drs. H. Roswin Hakim, M.Pd mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Muhammadiyah dalam memperkuat kualitas sumber daya kader di daerah.

Menurutnya, pengkaderan melalui Baitul Arqam diharapkan dapat melahirkan generasi penerus Muhammadiyah yang tangguh, berintegritas, dan siap mengemban amanah dakwah di tengah masyarakat.

"Pengkaderan Ortom ini menjadi langkah penting untuk melahirkan generasi penerus Muhammadiyah yang tangguh, berintegritas, dan siap membawa perubahan positif di tengah masyarakat," katanya.

Kegiatan Baitul Arqam tahun ini juga menghadirkan sejumlah pemateri dari PWM Aceh, di antaranya Dr. Taufiq Rahim dan Dr. Aslam Noor, MA selaku Rektor Unmuha, yang menyampaikan materi mengenai ideologi, kepemimpinan, serta penguatan gerakan Muhammadiyah.

Pengkaderan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Juni 2026 tersebut mendapat dukungan sebagian anggaran dari Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil sebagai bentuk sinergi dalam penguatan pembangunan sumber daya manusia dan kader umat.

Melalui kegiatan ini, Muhammadiyah Aceh Singkil berharap dapat mencetak kader-kader yang militan, progresif, dan berkemajuan dalam menjalankan misi dakwah dan pengabdian kepada masyarakat.(Jamal)

Komentar Anda

Terimakasih Atas Kunjungannya, Silahkan berkomentar dengan bijak, Komentar Spam dan/atau berisi link aktif tidak akan ditampilkan. Terimakasih.

Berita Terkini