-->

 


Sungai Lae Soraya Meluap, Kapolsek Rundeng Minta Warga Waspada

REDAKSI
Polisi membantu warga terdampak banjir Sungai Lae Soraya. (Foto: Polsek Rundeng)
SINGKILTERKINI.NET, SUBULUSSALAM - Banjir terjadi di 17 Desa dalam Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam, Provinsi Aceh dengan ketinggian debit air yang bervariasi. Banjir ini akibat meluapnya Sungai Lae Soraya.

"Keseluruhan ada 17 Desa di Kecamatan Rundeng yang terendam banjir," kata Kapolsek Rundeng Ipda Mulyadi dalam keterangan tertulisnya kepada Singkilterkini.net, Minggu (3/5/2020).

Ke 17 Desa yang terendam banjir, kata Mulyadi, meliputi Desa Tualang, Mandilam, Lae Mate Lama, Suak Jampak, Sibungke, Panglima Sahman, Dah, Binanga dan Desa Oboh.


Kemudian, Desa Siperkas, Kuta beringin, Lae Pemualan, Pasar Rundeng, Muara Batu-batu, Geruguh (lahan pertanian masyarakat), Belukur Makmur dan Desa Sibuasan.

Mulyadi menyebutkan berdasarkan hasil pemantauan, ketinggian debit air sungai Lae Soraya di wilayah Kecamatan Rundeng terus mengalami peningkatan.

"Kondisi air sungai Lae Soraya semakin meningkat, dan kita minta masyarakat khususnya yang tinggal dibantaran sungai untuk tetap waspada," imbuhnya.


Mantan KBO Satlantas Polres Aceh Singkil juga menjelaskan, banjir luapan Sungai Lae Soraya selain merendam perumahan penduduk, juga ikut merendam fasilitas umum seperti jalan penghubung antar desa.

Bahkan, lanjutnya, untuk jalan penghubung seperti di Desa Panglima Sahman sejauh ini sudah tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda tiga.

"Untuk jalan penghubung di Desa Panglima Sahman, saat ini pengendara roda dua dan roda tiga sudah tidak bisa melintas dan harus naik rakit yang disediakan oleh warga sekitar dengan membayar lima ribu rupiah atau seikhlasnya," terang Mulyadi.

Ditambahkannya, dalam menyikapi bencana banjir di wilayah Kecamatan Rundeng, pihaknya juga ikut menerjunkan para personil untuk mengatur arus lalu lintas dan ikut serta membantu warga yang sedang melintasi.

Kapolsek Rundeng juga mengimbau agar warga selalu waspada dan berhati-hati tertama bagi warga yang berdomisili di sekitar Daerah Aliran Sungai Lae Soraya. Karena, ada kemungkinan banjir akan mengalami peningkatan ataupun orang tenggelam akibat derasnya arus sungai. (Jml/Red)
Komentar Anda

Terimakasih Atas Kunjungannya, Silahkan berkomentar dengan bijak, Komentar Spam dan/atau berisi link aktif tidak akan ditampilkan. Terimakasih.

Berita Terkini