-->

Dinkes Aceh Singkil Fogging Wilayah Terdampak Banjir, Cegah DBD

REDAKSI


SINGKILTERKINI.NET,ACEH SINGKIL –
 Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Singkil melakukan fogging atau pengasapan di sejumlah wilayah terdampak banjir. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) serta penyakit lain pascabanjir.

Fogging difokuskan pada pemberantasan nyamuk dewasa dan penekanan populasi vektor penyakit yang berkembang akibat genangan air sisa banjir di lingkungan permukiman warga.

Kegiatan pengasapan menyasar kawasan permukiman yang sebelumnya terendam banjir serta daerah yang dinilai rawan kasus DBD. Wilayah sasaran meliputi Kecamatan Singkil, Singkil Utara, Gunung Meriah, Suro Makmur, Simpang Kanan, Kota Baharu, Danau Paris, dan Singkohor.

Pelaksanaan fogging telah dimulai sejak pertengahan Desember dan dilakukan secara bertahap di berbagai titik terdampak banjir. Kegiatan ini melibatkan tim kesehatan Polres Aceh Singkil, PMI Aceh Singkil, Babinsa, Bhabinkamtibmas, aparatur desa, serta stakeholder terkait lainnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Aceh Singkil, Mursal, mengatakan fogging dilakukan tidak hanya untuk mencegah DBD, tetapi juga penyakit lain yang ditularkan melalui gigitan nyamuk.

“Tujuan fogging pascabanjir ini untuk membunuh nyamuk dewasa di wilayah terdampak, meminimalkan populasi vektor penyakit akibat genangan air, serta mencegah DBD dan penyakit lain seperti malaria,” kata Mursal, Senin (29/12).

Selain fogging, Dinkes Aceh Singkil juga mengimbau masyarakat agar aktif menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan pemberantasan sarang nyamuk secara mandiri guna menekan potensi penyebaran penyakit pascabanjir.

Pendanaan kegiatan pengasapan pascabanjir ini bersumber dari bantuan Presiden RI Prabowo Subianto untuk wilayah terdampak banjir di Kabupaten Aceh Singkil tahun 2025.

Pemerintah pusat sebelumnya mengalokasikan dana sebesar Rp4 miliar kepada 52 kabupaten/kota terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk mendukung penanganan bencana dan dampaknya. (Jamal)

Komentar Anda

Terimakasih Atas Kunjungannya, Silahkan berkomentar dengan bijak, Komentar Spam dan/atau berisi link aktif tidak akan ditampilkan. Terimakasih.

Berita Terkini