-->

Abrasi Pantai, Jembatan hingga Tanggul Jadi Perhatian Tim Monev PRR di Aceh Singkil

REDAKSI


SINGKILTERKINI.NET, ACEH SINGKIL
– Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) meninjau sejumlah lokasi pascabencana di Kabupaten Aceh Singkil, Selasa (1/9/2026).

Tiga lokasi yang menjadi perhatian yakni abrasi pantai Desa Pulo Sarok Kecamatan Singkil, jembatan kayu Suka Kaya dan jalur penghubung di sekitarnya, serta proyek tanggul penahan banjir di Desa Tanah Merah Kecamatan Gunung Meriah.

Abrasi di Pulo Sarok terus menggerus garis pantai dan berpotensi mengancam permukiman masyarakat maupun fasilitas umum. Sementara jembatan kayu Suka Kaya menunjukkan kondisi yang memerlukan perhatian dan penanganan segera.

Di Desa Tanah Merah, tim melihat langsung kondisi proyek tanggul penahan banjir yang belum tuntas. Dari rencana pembangunan lebih dari 26 kilometer, hingga saat ini baru sekitar 2,1 kilometer yang dikerjakan.

Bupati Aceh Singkil H. Safriadi Oyon, SH mengatakan ketiga lokasi tersebut memiliki persoalan berbeda, namun semuanya menyangkut kepentingan dan keselamatan masyarakat. “Abrasi Pulo Sarok harus kita lihat sebagai ancaman yang terus bergerak. Jembatan Suka Kaya menyangkut akses masyarakat. Tanggul Tanah Merah berkaitan dengan perlindungan dari banjir,” kata Safriadi.

Ia menegaskan hasil peninjauan lapangan harus ditindaklanjuti dengan langkah konkret. “Kita tidak ingin persoalan hanya berhenti pada laporan dan rapat. Hari ini kita melihat langsung kondisi di lapangan, mencatat apa yang menjadi masalah, kemudian mencari solusi dan langkah tindak lanjut yang konkret,” tegasnya.

Penulis: Jamaluddin

Komentar Anda

Terimakasih Atas Kunjungannya, Silahkan berkomentar dengan bijak, Komentar Spam dan/atau berisi link aktif tidak akan ditampilkan. Terimakasih.

Berita Terkini