-->

Berjibaku dengan Lumpur Demi Warga, Personel Kodim Percepat Pemasangan Terucuk Jembatan Perintis Garuda

Penerangan Kodim 0118/Subulussalam author photo

 


SINGKILTERKINI.NET, SIMPANG KIRI – Semangat pengabdian tanpa mengenal lelah ditunjukkan personel Kodim 0118/Subulussalam dalam percepat pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Pasar Panjang, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Aceh, Sabtu (13/06/2026). Meski harus berjibaku dengan lumpur dan medan yang cukup berat, para personel TNI tetap bekerja penuh semangat demi terwujudnya akses transportasi yang lebih baik bagi masyarakat.


Sebelum pekerjaan konstruksi dimulai, personel Kodim 0118/Subulussalam bersama warga terlebih dahulu melaksanakan pembersihan area di sekitar lokasi jembatan. Rumput liar, semak belukar, serta material yang menghambat pekerjaan dibersihkan secara gotong royong guna memudahkan proses pembangunan dan akses alat berat ke lokasi.


Setelah pembersihan selesai, pekerjaan dilanjutkan dengan pemasangan terucuk (cerucuk) pondasi jembatan, yang merupakan tahapan penting dalam pembangunan. Dengan bantuan alat berat, terucuk dipasang secara bertahap untuk memperkuat pondasi agar jembatan nantinya memiliki konstruksi yang kokoh dan tahan lama.


Di lokasi pembangunan, personel Kodim bersama masyarakat tampak bahu-membahu memastikan setiap batang terucuk terpasang dengan baik. Kondisi tanah yang berlumpur dan aliran air di bawah jembatan tidak menyurutkan semangat mereka untuk terus bekerja demi mempercepat penyelesaian pembangunan.


Salah seorang personel Kodim 0118/Subulussalam, Sertu Tri Edi, turun langsung ke lokasi pekerjaan untuk mengawasi sekaligus membantu proses pemasangan terucuk. Dengan penuh dedikasi, ia bersama rekan-rekannya rela berlumur lumpur demi memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana.


Menurut Sertu Tri Edi, pembersihan lokasi dan pemasangan terucuk merupakan tahapan awal yang sangat menentukan kelancaran pembangunan jembatan.


"Sebelum pemasangan terucuk, kami bersama warga membersihkan area sekitar jembatan agar pekerjaan lebih mudah dan aman. Saat ini pemasangan terucuk terus kami kebut sebagai pondasi utama jembatan. Walaupun medan cukup berat dan berlumpur, kami tetap semangat karena pembangunan ini untuk kepentingan masyarakat," ujarnya.


Keberadaan Jembatan Perintis Garuda nantinya diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, memudahkan pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan, serta membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat Desa Pasar Panjang dan sekitarnya.


Antusiasme warga juga terlihat selama proses pengerjaan berlangsung. Mereka turut membantu dan memberikan dukungan agar pembangunan jembatan dapat segera rampung dan dimanfaatkan oleh masyarakat.


Dengan semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI bersama rakyat, pembangunan Jembatan Perintis Garuda terus dikebut. Diawali dengan pembersihan lokasi dan dilanjutkan pemasangan terucuk, pembangunan jembatan ini menjadi simbol kebersamaan dalam mewujudkan akses yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


(Pendim)

Komentar Anda

Terimakasih Atas Kunjungannya, Silahkan berkomentar dengan bijak, Komentar Spam dan/atau berisi link aktif tidak akan ditampilkan. Terimakasih.

Berita Terkini