-->

 


Dua Keluarga Masuk Islam di Aceh Singkil

REDAKSI

Dua keluarga, warga asal Sumatera Utara yang sudah menetap di Kampung Sianjo-Anjo, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Senin (21/12/2020) resmi menjadi muslim (Muallaf).


SINGKILTERKINI.NET, ACEH SINGKIL - Dua keluarga (Tujuh Orang), asal Sumatera Utara yang sudah menetap di Kampung Sianjo-Anjo, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Senin 22 Desember 2020 resmi meninggalkan agama sebelumnya dan beralih menjadi muslim (Muallaf).

Acara pensyahadatan yang dihadiri Bupati Aceh Singkil Dulmusrid berlangsung di Masjid Ar-Rahman, Kampung Sianjo- Anjo, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Senin (22/12/2020).

Turut hadir Kadis Syariat Islam Aceh Singkil Aslinunddin, Kepala KUA Gunung Meriah Kamraini, dan Camat Gunung Meriah, Johan Pahmi Sanip, Danramil 0109-03/Gunung Meriah Kapten Inf Dahlius, Kapolsek Gunung Meriah Ipda Mulyadi diwakili Bhabinkamtibmas Sianjo anjo, Tokoh Agama, tokoh Adat, dan perangkat Kampung Sianjo-Anjo.

Dalam arahannya, Camat Gunung Meriah Johan Pahmi mengharapkan kepada saudara-saudari yang baru memeluk Islam untuk tetap teguh dalam keyakinan yang baru yaitu Islam sampai akhir hayat nantinya.

Sanip, sapaan akrabnya juga menegaskan bahwa ke tujuh warga (dua keluarga) yang dulunya menganut agama Kristen dengan tanpa paksaan telah beralih/berpindah kepercayaan ke agama Islam.

Dalam kesempatan yang sama, Kadis Syariat Islam Aceh Singkil Aslinunddin menjelaskan setelah acara pensyahadatan usai, maka ketujuh warga tersebut sudah menjadi saudara kita semua sebagai muslim.

Aslinuddin juga berharap kepada masyarakat (beragama Islam) untuk dapat membimbing mereka sekeluarga agar mereka kedepannya lebih baik dalam menjalankan syariat Islam.

Sementara itu, Bupati Aceh Singkil dalam arahannya mengatakan pensyahadatan terhadap tujuh orang warga (dua keluarga) tersebut merupakan hidayah dari Allah SWT. Untuk itu Bupati berpesan kepada para muallaf agar terus belajar mengenai agama Islam yang diiringi dengan niat yang tulus.

"Semoga Saudara-saudari sekeluarga menjadi contoh bagi mualaf-mualaf lainnya, Kami juga akan mendoakan semoga saudara-saudati sekeluarga kedepanya tetap istiqamah," ujar Bupati.

Usai prosesi pensyahadatan, ke tujuh warga tersebut diberi nama baru dengan nama yakni, Anaria Br Ginting menjadi Afifah Anria Br Ginting, Beni Murdani Angkat menjadi Ahmar Beni Murdani Angkat, Pinta Afriani Angkat menjadi Arumi Pinta Afriani Angkat dan Arundungan Angkat menjadi Arazi Arlindungan Angkat.

Kemudian, Rules Haposan Sigalinging menjadi Arzam Rules Haposan Sigalinging, Ade Febrianti Ginting menjadi Ardillah Ade Febrianti Ginting, dan Alfino Angkat nama baru belum ada.

Prosesi pensyahadatan yang turut dihadiri dan disaksikan puluhan masyarakat sekitar ini dibimbing langsung oleh Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Gunung Meriah, Kamraini, Sedangkan Kadis Syariat Islam Aslinunddin dan Camat Gunung Meriah Johan Pahmi Sanip bertindak sebagai saksi. (Red/JML)
Komentar Anda

Terimakasih Atas Kunjungannya, Silahkan berkomentar dengan bijak, Komentar Spam dan/atau berisi link aktif tidak akan ditampilkan. Terimakasih.

Berita Terkini