PAPUA - Setelah Tim III Satgas Kes TNI diberangkatkan dari Agast menuju Asmat, pada Sabtu 24 Febuari 2018. Perjalanan yang ditempuh dari Agast menuju Pos pelayanan masing-masing waktu yang ditempuh berkisar antara 4 hingga 6 Jam dengan menggunakan Speed boat.
Hari ini, di beberapa Pos Pelayanan Kesehatan Satgas Kes TNI gelombang III melaporkan diri ke Posko di Agast melalui Hp Satelit, diantaranya Tim Distrik Suator Puskesmas Binam di Kampung Binam, Kabupaten Asmat yang dipimpin òleh Letda Laut (K) dr. Tino, bahwa Tim sudah mulai memberikan pelayanan kesehatan di Puskesmas.
Demikian disampaikan Letkol Laut (K) dr. Aminuddin Harahap, S.P. AM, Tr.Hanla Dantim Kes gelombang III Satgas Kes TNI Asmat sebagaimana dalam relis yang diterima Singkilterkini.com dari Kapendam XVII/Cend, Kolonel Inf Muhammad Aidi. Senin (26/2/2018).
Selain pelayanan umum, Tim ini juga melakukan pendampingan nutrisi pada gizi buruk dan bimbingan terhadap manajemen Puskesmas. Dilaporkan juga bahwa di Puskesmas Binam tidak ada dokter dan hanya dilayani oleh beberapa tenaga medis yang dipimpin oleh Widyastuti yang merupakan salah seorang perawat PTT didaerah itu.
Sementara, jumlah kunjungan pasien pada hari ini sebanyak 26 orang pasien. Dan dari jumlah tersebut hanya ada satu kasus gizi buruk. Kasus tersebut juga langsung ditangani di Puskesmas dengan pemberian diet formula 75 yang sudah sesuai dengan stsndart WHO dalam tatalaksana gizi buruk.
Dengan adanya ahli nutrisi di tim ini, maka pasien tersebut langsung dikonseling dan didampingi ahli nutrisi. "Dengan pola pendampingan seperti ini diharapkan penanggulangan gizi buruk di Asmat bisa segera di atasi," jelas Harahap.
Sementara itu, Tim Distrik Atsy yang dipimpim oleh Letda CKM dr. Marsandi juga melaporkan bahwa, hari ini tim tersebut melayani sebanyak 111 kunjungan pasien. Dari jumlah tersebut kasus gizi buruk hanya ada satu yang ditemukan. Sedangkan, penyakit yang dominan ditemukan adalah malaria.
Selain memberikan pelayanan terhadap pasien tim ini juga melakukan bimbingan terhadap pegawai Puskesmas Atsy sebagai upaya peningkatan peran Pusekesmas sebagai ujung tombak pelayanan primer. Puskesmas Atsy juga tidak dilayani oleh tenaga dokter. Ujar Harahap.
Beda halnya di Distrik Sawa Erma, sisi lain kerjasama TNI dengan Kemenkes. Satgas Kes III TNI menyalurkan bantuan beras kepada 270 KK di Kampung Amanamkai Distrik Sawaerma Kabupaten Asmat Provinsi Papua dalam rangka pemulihan pasca KLB campak dan gizi buruk.
Tanpa canggung-canggung seorang dokter yang berpangkat Perwira juga ikut membantu mengangkat beras untuk di salurkan kepada warga. [Rel]



Terimakasih Atas Kunjungannya, Silahkan berkomentar dengan bijak, Komentar Spam dan/atau berisi link aktif tidak akan ditampilkan. Terimakasih.