SINGKILTERKINI.COM,CILACAP | Babinsa Koramil 02/Jeruklegi, Kodim 0703/Cilacap, Serka Sukran ikuti rapat pembinaan kampung KB tingkat Kecamatan Jeruklegi di Pendopo Balai desa Jambusari, kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap. Rabu (06/09/2017).
Hadir diantarnya, Drs Abdul Jalil Motifator Propinsi Jateng, Dr Pratiti Kepala Puskesmas 2 Jeruklegi, Drs Nurhayani Kepala UPT KB Kesehatan Jeruklegi, Kades Jambusari Adi Suryono, para Kadus dan Ketua RT, RW se Desa Jambusari serta Ibu-Ibu PKK dan Warga masyarakat setempat.
Dalam rilisnya, Babinsa Jambusari, Koramil 02/Jeruklegi, Serka Sukran mengatakan, pembinaan kampung KB bertujuan untuk membentuk masyarakat yang mandiri dan bergerak dari masyarakat, oleh masyarakat untuk masyarakat dalam rangka membina terciptanya keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera yang di dasari dengan kesadaran masyarakat, terutama yang usia subur untuk sadar ber KB.
"Termasuk mencegah perkawinan usia dini, karena tujuan kampung KB ini dalam rangka menciptakan pembangunan yang adil dan merata di segala bidang", terang Babinsa.
Menurutnya, keluarga sebagai pondasi membangun karakter bangsa, penjabarannya yakni bahwa keluarga merupakan institusi terkecil dalam lingkungan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
"Keluarga menjadi tempat persemaian cinta, kasih sayang, keteladanan, dan karakter. Sebagai institusi terkecil keluarga merupakan pondasi sebuah bangsa yang sangat penting. Artinya, jika keluarga sebagai pondasi lemah, maka (bangunan) bangsa juga akan lemah dan mudah hancur", jelasnya.
Keluarga yang berkarakter dan sejahtera kata dia akan menegakkan Indonesia yang bermartabat. Keluarga berkarakter juga akan menjadi tempat pertama lahirnya peradaban Indonesia yang maju dan berkeadaban.
"Peran TNI Angkatan Darat melalui Babinsa di daerah sangat penting dan strategis dalam mensukseskan program KB yang berperan sebagai penyuluh KB, dan dengan dukungan semua pihak, semoga Babinsa akan mampu mencapai target yang diharapkan , yakni menekan angka pertumbuhan penduduk di daerah," jelasnya.
Program KB tidak semata mata hanya mengajak pasangan usia subur untuk memiliki dua anak cukup, tetapi bagaimana menumbuhkan kesadaran bagi masyarakat untuk ikut dan peduli dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk.
Oleh karena itu tambahnya, melalui pembinaan Kampung KB di masing masing desa diharapkan dapat menjadi miniatur program KB. [Mal/Pendim0703Clp]
