SINGKILTERKINI.NET, SIMPANG KIRI – Di tengah kondisi cuaca panas yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran, Babinsa Koramil 01/Simpang Kiri Kodim 0118/Subulussalam, Sertu Ahmad Yani, terus mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Imbauan tersebut disampaikan Sertu Ahmad Yani saat melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga di salah satu warung di Desa Buloh Dori, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Aceh, Kamis (27/8/2026).
Dalam suasana santai, Babinsa berdialog dengan warga sekaligus memberikan edukasi mengenai bahaya karhutla dan dampaknya terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat. Warga diajak untuk berperan aktif melakukan pencegahan sejak dini.
Sertu Ahmad Yani mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di sekitar lahan yang kering dan mudah terbakar.
“Di tengah cuaca panas seperti sekarang, kita harus lebih waspada. Jangan membakar lahan dan jangan membuang puntung rokok sembarangan, karena dapat memicu terjadinya kebakaran,” ujar Sertu Ahmad Yani.
Babinsa juga mengajak warga untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api atau melihat kejadian kebakaran di sekitar wilayahnya. Informasi yang disampaikan dengan cepat dapat membantu mempercepat penanganan sehingga api tidak semakin meluas.
Menurut Sertu Ahmad Yani, pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh lapisan masyarakat. Kesadaran warga untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran menjadi langkah penting dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Selain merusak hutan dan lahan, karhutla juga dapat mengganggu kualitas udara dan berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Karena itu, kewaspadaan perlu terus ditingkatkan, khususnya saat kondisi lingkungan kering.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Kodim 0118/Subulussalam melalui jajaran Babinsa dalam melakukan langkah pencegahan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla.
Melalui sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan dan bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kota Subulussalam.
(Pendim)
Terimakasih Atas Kunjungannya, Silahkan berkomentar dengan bijak, Komentar Spam dan/atau berisi link aktif tidak akan ditampilkan. Terimakasih.