-->
  • Jelajahi

    Copyright © Singkil Terkini
    Penerbit PT Media Singkil Terkini

    Iklan

    Personil Kodim 0108 Aceh Tenggara Bantu Warga Korban Bencana Alam Tanah Longsor

    REDAKSI
    Monday, July 13, 2020, Monday, July 13, 2020 WIB Last Updated 2020-07-13T18:16:11Z
    SINGKILTERKINI.NET, ACEH TENGGARA - Hujan lebat yang terjadi pada Minggu 12 Juli 2020 sore sekitar pukul 18:00- 20.30 WIB, mengakibatkan badan jalan lintas penghubung dua Kabupaten yakni Kabupaten Aceh Tenggara dan Kabupaten Gayo Lues lumpuh total.

    Akibat bencana alam tanah longsor tersebut, sehingga warga yang akan melintas tidak dapat dilalui baik kendaraan roda empat maupun roda dua.

    Dandim 0108/Agara Letkol Czi Noor Arif Khusaini mengatakan pihaknya ikut menerjunkan para personel menuju lokasi kejadian pada malam kejadian tersebut.

    Dari hasil pendataan yang dilakukan terdapat sebanyak 12 titik yang terkena dampak tanah langsor tersebut, diantaranya di Desa Gurah Jalan Lintas Kutacane Blangkejeren dan kawasan pemukiman Desa Simpur Jaya Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Senin (13/7/2020).

    "Ada 12 titik yang terkena dampak tanah longsor, termasuk badan jalan lintas antarara Kabupaten Kutacane dan Blang Kejeren tidak dapat dilalui," ujar Letkol Czi Noor Arif Khusaini.

    Sampai saat ini, sambungnya, pengungsi berjumlah sekitar 132 Jiwa (38 KK). Sedangkan, jumlah rumah masyarakat yang terdampak sebanyak 37 unit rumah.

    Adapun beberapa masyarakat yang akan melintas, masih sulit untuk pengguna jal jalan tersebut baik dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun empat karena badan jalan masih digenangani lumpur, sehingga dilakukan jalur buka tutup jalan, untuk menghindari kemacetan.

    TNI khususnya instansi Kodim 0108/Agara bersama Polri, Dinsos, BPBD Kabupaten Agara dan masyarakat sekitar, bersinergi membersihkan lumpur yang ada di badan jalan lintas Kutacane dan Gayo Galus, dengan menggunakan alat berat, cangkul dan sekop.

    "Mereka pun tidak perduli dengan kondisi lumpur yang menempel di badan, yang paling penting mereka berusaha agar akses jalan lintas Kutacane-Galus dapat berjalan lancar seperti sebelum terjadi bencana longsor," sebutnya. (Rahmad Parlaungan)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Headline

    +