-->

 


Cuaca Buruk, Nelayan di Aceh Singkil Terkendala Melaut

REDAKSI
Ist
SINGKILTERKINI.NET, ACEH SINGKIL - Sejak dua pekan terakhir ini, cuaca buruk disertai gelombang tinggi dan angin kencang melanda wilayah perairan di Kabupaten Aceh Singkil. Akibatnya sejumlah Nelayan terkendala melaut.
"Sekitar dua minggu ini badai terus, jadi kami tidak bisa melaut, sesekali melaut kalau cuaca bagus, tapi lebih sering badai," Kata Panglima Laut Singkil, Basri,Sabtu, (9/5/2020) kemarin.
Akibat cuaca buruk, lanjutnya, banyak nelayan tradisional di Kabupaten Aceh Singkil terpaksa tidak melaut. Selama ini, tangkapan ikan relatif sepi dan jika hal itu dipaksakan dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan para nelayan.
"Biasa bawa pulang ikan hampir 100 kg, namun saat ini paling dapat 30 kg ikan ada juga tidak dapat sama sekali, ujar Basri.
Dijelaskannya, sekali melaut menghabiskan rata-rata 20 liter BBM untuk sekali melaut, kami lebih memilih tidak melaut daripada terjadi kecelakaan dan sambil menunggu kembali cuaca normal.
Sementara salah seorang pengumpul ikan di wilayah Singkil, Topa mengungkapkan sudah hampir dua pekan ini membeli ikan dari luar Aceh Singkil. "Ini ikan diambil dari daerah Sawang, Aceh Selatan," kata dia.
Untuk harga ikan, ungkap Topa tidak jauh berbeda dengan harga dari nelayan lokal. "Seperti ikan dencis ini dijual 20.000 per kilogramnya, gak jauh berbeda apabila membeli dari nelayan lokal dijual dengan harga segitu juga," sebutnya.
Meski sedang mewabah pandemi virus Corona, menurutnya tidak ada penurunan daya beli masyarakat untuk membeli ikan. "Biasa dalam satu hari bisa menghabiskan 4-5 fiber ikan," jelasnya.(Diskominfo)
Komentar Anda

Terimakasih Atas Kunjungannya, Silahkan berkomentar dengan bijak, Komentar Spam dan/atau berisi link aktif tidak akan ditampilkan. Terimakasih.

Berita Terkini