-->

Kodim 0118/Subulusalam Gelar Rakoor Sergab

REDAKSI
SINGKILTERKINI.COM, SUBULUSALAM - Kodim 0118/Subulusalam menggelar rapat koordinasi (Rakoor) dalam rangka serapan gabah (Sergab) diwilayah Kota Subulusalam Provinsi Aceh. Rabu, (21/3/2018). Rapat digelar diruangan rapat Dandim 0118/Subulusalam.

Hadir dalam rakoor Sigab diantaranya, Plh Kasdim 0118/Subulusalam Mayor Inf Amrizal; Plh.Pasiter Kapten inf Gunawan; Dan unit, Lettu Cba Azwir Amir; Kabulog wilayah Kota Subulussalam, Ahmadi; Perwakilan Dinas petanian Pemko Subulussalam, Arianti; dan masing - masing Perwakilan dari kelompok tani; serta Kepala Desa yang ada lokasi cetak sawah.

Saat memimpin rapat, Plh. Kasdim 0118/Subulussalam mengharapkan kepada semua pihak yang terkait agar Kota Subulussalam maupun secara nasional Indonesia kedepannya sebagai lumbung padi, sehingga tidak perlu lagi impor beras.

"Diharapkan sekarang dan kedepan sinergitas kerjasama dari semua lini harus terus kita tingkatkan. Kami dari TNI selalu siap  untuk membantu petani didalam menyukseskan swasembada pangan, sehingga indonesia ini  kedepannya lebih baik dan maju di sektor ketahanan pangan," tegas Mayor Inf Amrizal.

Ia juga mengharapkan agar para petani atau kelompok tani untuk tetap semangat dan terus berupaya untuk meningkatkan sektor pertanian serta turut mengoptimalkan serapan gabah di Kota Subulussalam.

"Mari kita tingkatkan sosialisasi kepada kelompok tani guna terwujudnya peningkatan hasil panen dan tepat waktu tanam," ajaknya.

Lanjutnya, Slsinergitas dari seluruh elemen dalam rangka koordinasi khususnya terait bibit dan pupuk sehingga waktu tanam, hasil panen secara berkesinambungan dapat berjalan dengan baik dan tentunya secara bertahap hasil panen dapat meningkat serta maksimal.

Dalam meningkatkan insfratruktur pertanian, seluruh instansi harus bersinergi khususnya terkait irigasi area persawahan kelompok tani, yang dengan demikian fasilitas yang terpenuhi sangat mendukung meningkat dan suksesnya swasembada pangan serta setgab akan menjadi optimal di Kota Subulussalam.

Sementara itu, Kepala Bulog Sub Regional Kota Subulussalam, Ahmadi menegaskan bahwa, Bulog siap mendukung TNI, kelompok tani atau unsur pemerintahaan dalam rangka swasembada panggan.

Bulog menerima gabah dari Kelompok Tani sampai ke depan pintu gudang bulog dengan harga gabah dan/atau dengan kwalitas harga gabah kering panen sebesar Rp. 4200/kg, dan  harga gabah kering giling sebesar Rp.5200/kg. Sedangkan, beras standart medium senilai Rp. 8000/kg.

"Harapan kami dimohon kerja samannya dari semua unsur guna suksesnya Sergab di Kota Subulussalam," sebutnya.

Kata Dia, Bulog Subulussalam belum memiliki mitra penggilingan padi di wilayah Kota Subulussalam, yang ada hanyalah gudang penampungan. "Bulog hanya bersedia membeli gabah sesuai harga bulog dan standar kwalitas beras Bulog," jelasnya.

Untuk wilayah Kota Subulussalam lanjutnya, penyerapan gabah masih kurang maksimal karena tidak sesuai harga pembelian Bulog.

Sementara itu, perwakilan kelompok tani dari wilayah  Kecamatan Penanggalan menyampaiakan pada prinsipnya kelompok tani sudah maksimal melakukan kegiatan pertanian, akan tetapi, banyak mendapat kendala seperti hawa wereng, banjir dan hasil tidak maksimal kemudian faktor cuaca yang turut menjadi kendala.

Maka dari itu, petani dikecamatan penanggalan juga menyampaikan harapan agar pemerintah ikut membantu terciptanya swasembada panggan.

Sebab, bila petani menjual gabah ke Bulog dengan harga rendah maka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari petani harus membeli beras di pasaran dengan harga yang tinggi. [] Rel
Komentar Anda

Terimakasih Atas Kunjungannya, Silahkan berkomentar dengan bijak, Komentar Spam dan/atau berisi link aktif tidak akan ditampilkan. Terimakasih.

Berita Terkini