-->

Hujan Deras, Persawahan di Wilayah Koramil 04/Sultan Daulat Terendam Banjir

REDAKSI
SINGKILTERKINI.COM, SUBULUSSALAM - Babinsa Koramil 04/Sultan Daulat Kodim 0118/Subulusalam Kopda R. Sinaga turun ke sawah mengecek lahan persawahan yang terendam banjir di Desa Cipare Pare Timur, Kecamatan Sultan Daulat,Kota Subulussalam, Selasa (27/03/2018).

Banjir ini terjadi dikarenakan curah hujan dalam sepekan terakhir ini di wilayah Kota Subulussalam umumnya dan di Kecamatan Sultan Daulat khususnya cukup tinggi, sehingga mengakibatkan terjadinya peluapan air sungai Tambar Lehe hingga ke lokasi persawahan milik Kelompok Tani Tunas Baru.

"Luas lahan yang terkena dampak banjir ini mencapai 2 hektare dengan ketinggan debit air mencapai 1 meter, sedangkan umur padi baru berkisar 10 hari," kata Kopda R. Sinaga.

Banjir ini lanjutnya, dinilai sangat merugikan para Petani. "Padi yang baru ditanam terendam, selain itu sampah - sampah dan kayu kayuan juga ikut masuk ke area  persawahan, yang mengakibatkan padi akan rusak bahkan mati", imbuh Koptu R. Sinaga.

Terpisah, Danramil 04/Sultan Daulat Kapten Inf Samsul Bahri menyebutkan telah memerintahkan semua Babinsanya untuk mengecek Desa binaan masing - masing guna mengetahui perkembangan situasi pasca hujan.

Selain lokasi persawahan, Danramil juga memerintahkan mengecek pemukiman warga, jalan lintas, sarana umum lainnya yang terkena dampak akibat curah hujan.

"Berdasarkan pemantauan dilapangan, Sampai saat ini yang terkena dampak Banjir akibat hujan deras adalah lahan persawahan di Cipera Pare Timur," sebut Danramil.

Guna mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan akibat perubahan cuaca. Danramil juga memerintahkan Personilnya untuk siap siaga. Ia juga menyiapkan sarana dan prasana yang dimiliki Satuan untuk dapat difungsikan apabila dibutuhkan.

Disisi lain, Danramil juga melaksanakan Koordinasi dan Komunikasi yang intensif dengan pihak pihak terkait yang ada di wilayah. Dengan tujuan agar senantiasa siap mengahadapi perubahan cuaca berupa penyiapan Personil maupun Material untuk membantu masyarakat apabila dibutuhkan.

"Untuk menghadapi cuaca yang ekstrim seperti saat ini, perlu koordinasi, integrasi, singkronisasi dan sinergitas setiap pihak, sehingga apabila terjadi banjir, semua pihak tersebut siap menghadapi dengan harapan dampak yang timbul minim," ucap Kapten Samsul. [Rel]
Komentar Anda

Terimakasih Atas Kunjungannya, Silahkan berkomentar dengan bijak, Komentar Spam dan/atau berisi link aktif tidak akan ditampilkan. Terimakasih.

Berita Terkini