Suasana rapat paripurna Istimewa
SINGKILTERKINI|Rabu 26 April 2017, Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil menggelar rapat paripurna istimewa hari jadi Kabupaten Aceh Singkil ke-18.
Rapat Paripurna istimewa dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRK Aceh Singkil, Sunarso yang turut didampingi Wakil Ketua II DPRK Aceh Singkil, Yulihardin, S.Ag, turut dihadiri puluhan anggota DPRK, Forkopimda, Para kepala SKPK, Camat, tokoh masyarakat, LSM dan insan pers.
Dalam kata sambutannya, Wakil Ketua I DPRK Aceh Singkil mengatakan adapaun alasan pelaksanaan persidangan merupakan amanah Qanun Aceh Singkil No 8 Tahun 2014 tentang Hari Jadi Kabupaten Aceh Singkil. Dimana pada Pasal 4 ayat (1) diamanatkan bahwa pada setiap 26 April dilaksanakan Rapat Paripurna Istimewa DPRK Aceh Singkil dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Aceh Singkil.
" Kami mengucapkan selamat hari ulang Tahun Aceh Singkil ke l8 tahun 2017 dan kami mengucapkan terima kasih yang sebesar- besarya kepada para pejuang dan tokoh masyarakat pendiri Kabupaten Aceh Singkil, yang telah banyak memberikan sumbangsih baik tenaga, pikiran serta materi demi terwujudkan sebuah kabupaten yang kita cintai ini, " sebutnya.
Kabupaten Aceh Singkil diresmikan melalui Undang-Undang RI No 14 tahun 1999 pada tanggal 27 April 1999 yang ditandai dengan Pelantikan Pejabat Pertama Bupati Aceh Singkil, maka pada saat sekarang ini kita telah diberi kepercayaan dan amanah oleh masyarakat Aceh Singkil sebagai penyelenggara pemerintahan demi mewujudkan masyarakat Aceh Singkil yang lebih maju, makmur dan bermartabat.
" Di usia Kabupaten Aceh Singkil ke 18 tahun ini, telah banyak terjadi perubahan, baik sarana dan prasarana jalan, jembatan, pendidikan, kesehatan dan tingkat taraf ekonomi masyarakat, semua itu dapat tercapai berkat adanya kerjasama yang baik, untuk itu, mari sama sama kita terus berupaya agar kedepan ini Kabupaten Aceh Singkil dapat mensejajarkan dirinya dengan daerah lain atau bahkan lebih maju lagi," sebutnya.
Selanjutnya Wakil Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, mengajak kepada semua untuk bersyukur, karena dihari ulang tahun kabupaten Aceh Singkil ke 18 masih diberi kesempatan untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Kata dia, Peringatan hari Jadi Aceh Singkil sejatinya merupakan wujud rasa gembira dan syukur kita kepada Allah SWT, serta ungkapan rasa terima kasih kepada para pejuang pendahulu kita terutama para perintis perintis berdirinya Kabupaten Aceh Singkil.
Sambungnya, Saat ini mungkin saja sebagian dari mereka tidak dapat berkesempatan hadir bersama-sama kita disini, karena telah menghadap Allah SWT, Oleh karena itu Dulmusrid mengajak untuk berdoa semoga jasa pendiri Kabupaten Aceh Singkil diterima sebagai amal saleh serta diberikan tempat yang sebaik-baiknya di sisi Allah SWT.
Dalam rentang sejarah 18 tahun pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, para tokoh pemimpin telah berkarya silih berganti, para pemimpin tentu mempunyai bakat dan semangat yang kuat untuk memberikan pengabdian dan baktinya untuk membangun kabupaten Aceh Singkil kearah yang lebih baik lagi.
" Sudah sepatutnya, kita catat dalam tinta emas di lubuk hati generasi penerus sebagai era yang sangat menentukan masa depan bumi Batuah ini, apalagi tugas kita sekarang adalah melanjutkan estafet perjuangan tersebut sehingga cita-cita yang luhur dari pendiri Kabupaten ini tidak menjadi sia-sia," paparnya.
Dalam kesempatan itu, Dulmusrid juga menghimbau kepada semua pihak untuk kembali memperkuat ikatan persatuan dan solidaritas seluruh komponen masyarakat Aceh Singkil dan kembali bergandengan tangan bersama-sama dan terus bekerja keras. Sebab, modal kebersamaan dan kerja keras akan dapat menggapai hari esok yang lebih baik untuk mewujudkan Aceh Singkil yang semakin maju dari waktu ke waktu.
Ketika seluruh stakeholder di pemerintah, swasta, serta segenap elemen masyarakat yang ada mampu melakukan refleksi, Muhasabah, tentang sudah sejauh mana berkarya dan memberikan kontribusi dalam upaya melaksanakan pembangunan yang berkeadilan untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang adil dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan.
Untuk membangun Kabupaten Aceh Singkil ke arah yang lebih maju dan sejahtera, hendaknya bukan hanya sekedar retorika belaka atau slogan tanpa makna. Namun, spirit ini harus menjadi niat dan tekad untuk bertindak dan bereaksi nyata sehingga tanggap pada tantangan dan perkembangan zaman.
Tambahnya, jajaran birokrasi pemerintah harus mewujudkan pemerintahan yang perduli terhadap rakyat dengan memegang semboyan. " Kemana rakyat bertanya, mampu kita jawab dan kemana rakyat meminta mampu kita beri," jelas.
Itulah sesungguhnya makna kata dari pembangunan yang semuanya bertujuan untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Pembangunan di Kabupaten Aceh Singkil dari masa ke masa terus mengalami perkembangan yang cukup pesat, berbagai sarana dan prasarana serta fasilitas publik terus berusaha dihadirkan oleh pemerintah dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat.
Untuk itu semua pihak harus terus optimis, karena memasuki usia Aceh Singkil yang ke 18 tahun ini, program pembangunan harus dapat terus dilaksanakan sesuai dengan rencana pembangunan jangka pendek serta jangka menengah yang tertuang dalam visi dan misi pemerintahan. [Jamaluddin]

Terimakasih Atas Kunjungannya, Silahkan berkomentar dengan bijak, Komentar Spam dan/atau berisi link aktif tidak akan ditampilkan. Terimakasih.