SINGKIL- Berbeda dengan hari biasanya, pada
saat momentum memperingati Hari Ulang
Tahun (HUT) ke-71 Kemerdekaan RI tahun ini, ikan segar di wilayah Kabupaten
Aceh Singkil sempat mengalami kelangkaan. Kondisi ini terjadi sejak sepekan
terakhir, hal itu dikarenakan dampak dari badai yang melanda wilayah ini.
Salah seorang tokoh masyarakat dari desa Gosong
kecamatan Singkil Utara, Yardi (45)
menyebutkan, kondisi dilaut masih dilanda badai, sehingga banyak nelayan yang
belum melaut. “Apalagi kemarin 17 Agustus, mereka juga libur kerja untuk
merayakan hari kemerdekaan negara kita, ujarnya Kamis (18/8)
Pantaun dilokasi, pekan mingguan di beberapa
Kampung dalam kabupaten Aceh Singkil terlihat sepi. Lapak-lapak pedagang ikan yang
biasanya terlihat ramai memadati lokasi, pekan hari ini kosong melompong. Hanya
satu dua pedagang ikan segar yang membuka berjualan.
Sehari sebelumnya, infomasi dari beberapa warga,
harga ikan menjadi dua kali lipat dari harga biasanya. Jenis ikan gembolo, gabu
dan kakap yang biasa bekisar Rp30 sampai Rp35 ribu menjadi Rp50 ribu lebih. Sementara
harga ikan dencis, tongkol dan ikan
lainnnya biasa Rp20 ribu melonjak menjadi Rp 30-40 ribu rupiah .
Terimakasih Atas Kunjungannya, Silahkan berkomentar dengan bijak, Komentar Spam dan/atau berisi link aktif tidak akan ditampilkan. Terimakasih.