-->

Anggota DPRK Aceh Singkil Bantah Tuduhan Mesum, Ngaku Jadi Korban Pengeroyokan

REDAKSI


SINGKILTERKINI.NET,ACEH SINGKIL –
Anggota DPRK Aceh Singkil berinisial H dari Fraksi PAN membantah tuduhan perbuatan tidak senonoh yang dialamatkan kepadanya. Ia mengaku justru menjadi korban pengeroyokan di Desa Bukit Harapan, Kecamatan Gunung Meriah.

H mengatakan, kedatangannya ke rumah seorang perempuan di desa tersebut semata-mata untuk menjalani pengobatan tradisional berupa pijat (kusuk) karena kondisi tubuhnya kurang fit.

“Narasi yang beredar itu tidak benar. Saya dijebak. Saya sering ke sana untuk kusuk dan sudah dianggap seperti keluarga,” kata H kepada wartawan, Jumat (30/1).

Ia menjelaskan, saat berada di rumah tersebut, dirinya hanya duduk di ruang tamu dengan pintu terbuka. Menurutnya, hal itu membuktikan tidak ada perbuatan asusila seperti yang dituduhkan.

Namun, sekitar 15 menit berada di lokasi, H mengaku didatangi tiga pemuda tak dikenal yang langsung melakukan kekerasan terhadapnya.

“Saya dipukul beberapa kali di bagian wajah dan perut. Saya juga dibentak dan dituduh macam-macam,” ujarnya.

H menilai kejadian tersebut sebagai upaya fitnah untuk merusak nama baik dan karier politiknya. Ia menegaskan akan menempuh jalur hukum jika tudingan tersebut terus berlanjut.

“Ini sudah masuk penganiayaan dan pencemaran nama baik,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada potongan video atau informasi yang tidak utuh, demi menjaga situasi tetap kondusif di Aceh Singkil.

Sebelumnya, pada Minggu (25/1) H dilaporkan digerebek warga di Desa Bukit Harapan atau tempat dirumah kediaman seorang perempuan berinisial G. (Red)

Komentar Anda

Terimakasih Atas Kunjungannya, Silahkan berkomentar dengan bijak, Komentar Spam dan/atau berisi link aktif tidak akan ditampilkan. Terimakasih.

Berita Terkini