SINGKILTERKINI.NET-KEDIRI. Aksi bersih-bersih lingkungan
bergenre WCD (World Cleanup Day), secara serentak dilakukan warga Kediri,
termasuk Babinsa-Babinsa di tiap-tiap desa maupun kelurahan se-Kota dan
Kabupaten Kediri (sabtu,21/9/2019)
Dari laporan Babinsa Koramil Kota, Serma Mujita, bersih-bersih
lingkungan tersebut diikuti berbagai kalangan, dari pelajar atau mahasiswa
hingga Karang Taruna atau PKK, dan sasaran bersih-bersih beraneka ragam. Di
Kota Kediri, ada 4 lokasi yang dititikberatkan, yaitu Sungai Kedak, Sungai
Kresek, Hutan Joyoboyo dan seputaran GOR Joyoboyo.
Sampah-sampah dikumpulkan, dari berbahan plastik,
kertas maupun daun-daun. Usai dikumpulkan, sampah yang sudah kering dibakar,
sedangkan sampah yang basah dimasukkan dalam tempat pembuangan sampah.
Kegiatan itu sendiri tidak lepas upaya warga Kediri
pada khususnya untuk peduli terhadap lingkungannya, termasuk sekitar rumah
maupun sekolah atau tempat kerja. Hal ini berkaitan dengan dampak tumpukan
sampah terhadap lingkungan, terutama sampah berbahan plastik.
Ditempat terpisah, tepatnya di Desa Maron, Kecamatan
Banyakan, dengan mengusung tema Kediri Resik, Kediri Apik”, aksi bersih-bersih
menyasar di seputaran Sungai Bendo Krosok. Ratusan sukarelawan yang terdri dari
perangkat desa, PKK, Karang Taruna, Pramuka hingga Ketua RT dan RW, membersihkan
seputaran sungai tersebut.
Dilaporkan Babinsa Koramil Grogol, Pelda Johan, aksi
bersih-bersih tidak hanya menyasar pada sampah-sampah yang berserakan
diseputaran sungai, tetapi rumput-rumput liar juga dipotong lalu dibakar.
Khusus sampah berbahan plastik, baik yang dalam
kondisi basah maupun kering, dikumpulkan lalu dibakar bersama sampah kering
lainnya. Sedangkan sampah basah yang mayoritas terdiri dari rumput liar,
ranting, daun, dikumpulkan lalu dimasukkan tempat pembuangan sampah.
Sementara itu, di Desa Kandangan, Kecamatan Kandangan,
Babinsa Koramil Kandangan, Pelda Sunarto melaporkan, aksi bersih-bersih
difokuskan di seputaran Sungai Konto. Bersih-bersih tersebut diikuti pelajar
dan warga setempat.
Dari sampah berbahan plastik hingga kertas diangkat
dari permukaan sungai, dan dikumpulkan. Khusus sampah plastik, dibakar
bersamaan dengan sampah-sampah kering, sedangkan sampah basah dikumpulkan lalu
dibuang ditempat pembuangan akhir. (dodik)

Terimakasih Atas Kunjungannya, Silahkan berkomentar dengan bijak, Komentar Spam dan/atau berisi link aktif tidak akan ditampilkan. Terimakasih.