-->

REDAKSI

Kontingen Garuda Bhayangkara II Formed Police Unit (FPU) 9 yang akan berangkat ke Darfur, Sudan, Afrika pada Jumat, 20 Januari 2017. Anggota misi perdamaian ini terdiri dari 100 personel pasukan taktis dan 40 personel pendukung. Tempo

Singkilterkini.com, Jakarta | Pasukan Garuda dari Indonesia untuk misi Perdamaian PBB tiba di Bandara Internasional M’Poko, Bangui, Republik Afrika Tengah, Sabtu, 2 September 2017.

Ada 200 personel TNI atau Pasukan yang tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) yang diberangkatkan untuk menggantikan anggota sebelumnya yang telah bertugas di Republik Afrika Tengah.

Hal itu disampaikan oleh pimpinan Pasukan Garuda di Afrika Tengah, Letkol Czi Chotman Jumei Arisand, dalam keterangan tertulis, seperti dilansir Tempo, Sabtu, 2 September 2017.

Dalam rilisnya, Chotman meminta kepada seluruh prajurit Pasukan Garuda agar menghindari pelanggaran atau perbuatan yang dapat mencoreng nama baik Indonesia.

Disamping itu, ia juga meminta setiap personel untuk saling mengingatkan antara satu dengan yang lain guna menjaga nama baik TNI, Bangsa dan Negara selama melaksanakan tugas.

"Bertugaslah secara profesional dan proporsional sesuai koridor yang telah ditentukan oleh PBB," sebutnya.

Pimpinan Pasukan Garuda juga berharap, seluruh personel Satgas untuk segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing, sehingga tidak ada stagnasi kevakuman kegiatan setelah purnatugas Satgas Kizi TNI Konga sebelumnya.

" Para prajurit pilihan yang diberangkatkan ini akan melaksanakan tugas selama setahun dalam rangka menciptakan kestabilan dan perdamaian di negara Republik Afrika Tengah ", kata Chotman.

Selama di Republik Afrika Tengah tambahnya, Pasukan Garuda akan membantu berbagai tugas pembangunan infrastruktur di negara yang sedang dilanda konflik tersebut, seperti perbaikan jalan, pembuatan jembatan dan kegiatan Cimic.

Penulis : Jamaluddin
Editor    : Tsuriya As-Singkilly
Sumber : Tempo.co
Komentar Anda

Berita Terkini